Berawal dari Benci
#episode 5
Rina dan Rian pun pergi meninggalkan ruangan latihan dan
menuju tempat parkir, Rian membukakan pintu untu Rina dan mempersilahkan nya
masuk. wajah Rina pun mulai memerah karna malu.Rina tidak menyangka kalau Rian
sebaik itu. Mobil Rian pun melaju melintasi jalanan . "ee Rin, gue boleh minta nmr hp lo gak?"
tanya Rian "buat apaan?" jawab Rina dengan wajah bertanya-tanya.
"ya kan secar lo pelatih gue ,,biar nanti gue bisa nanya jadwal
latihan" jawab Rian . "oke laa," jawab Rina sambil menyebutkan
menulis nomor hp nya dikertas.
"nih,simpan tu nomor orang penting" kata Rina
seraya tertawa. Rian pun senyum-senyum. "eh Rina ,rumah lo yang mana?jalan
kita udah benerkan?" tanya Rian .. "iii lo sih ngajak gue
ngomong,jadi lupa kan gue,udah kelewatan ,mutar balik" kata Rina. Rian pun
memutar balikkan mobilnya.
"yang mana ni?" tanya Rian "simpang 3 itu
belok kanan" jawab Rina. ~sesampainya di depan rumah Rina~
"makasih ya udah anterin gue" kata Rina
"iya sama-sama,gue pulang dulu ya" ujar Rian . "iya ,hati-hati
yaa" kata Rina seraya tersenyum. mobil Rian pun melaju dengan cepat
meninggalkan rumah Rina.
"siapa itu nak?" tanya ibu Rina yang
kedatangannya membuat Rina terkejut. "eh ibu,itu temen kuliah Rina"
jawab Rina "udah malam bu ayo masuk nanti ibu sakit" sambung rina
sambil menarik ibu nya kedalam.
~keesokan harinya~
seperti biasa Rina ke kampus dengan jalan kaki ,kali ini
tidak terdengar suara Ina memanggil.Rina pun menikmati jalannya dengan langkah
yang ringan Rina berjalan sambil mendengarkan musik . Tiba-tiba mobil avanza
putih berhenti disamping Rina, dan kaca mobilnya pun mulai terbuka . terlihat
Rian dengan senyum manisnya "barengan yuk Rin" ujar Rian . "gak
usah gue bisa pergi sendiri" tolak Rina . Rian pun keluar dari mobil dan
menarik Rina masuk ke mobilnya.
Sesampainya di kampus Rina dan Rian segera menuju kelas.
Mereka jalan begitu dekat tanpa sadar tangan mereka bergandengan. Ketika sampai
dikelas Ina dan Timmy terkejut melihat Rina dan Rian tiab-tiba akur.
"Rina,lo sehat?gue gak mimpi kan?kok lo pegangan tangan sama Rian?"
ujar Ina. "hah pegangan tangan" ujar Rina dan Rian serempak sambil
melihat tangan mereka, dan mereka segera melepaskan tangan mereka masing,
"gue gak sadar" ujar Rina kepada Ina
~bersambung~
Komentar
Posting Komentar