Berawal Dari Benci



 Episode 2

Bel kampus pun mulai berbunyi,semua mahasiswi mulai masuk ke kelasnya masing-masing. Rina dan Ina pun berjalan menuju kelasnya di lantai 2, sesampainya di depan kelas, baru saja Rina hendak melangkah  tiba-tiba seorang pria mengejutkannya dari dalam kelas. Pria itu tak lain adalah sahabatnya sendiri Tim . Dengan wajah kesal karna pria belagu tadi di tambah ia dikejutkan oleh Tim,dengan ketus Rina berkata “Tim,lo ngapain sih kayak gini,gak lucu tau gak” . “lo kenapa Rin ?” Tanya Tim , “lo gak perlu tau,gue lagi kesel sekarang” jawab Rina seraya pergi ke bangkunya. Ina pun mengikuti,dan Tim hanya terdiam melihat Rina dan duduk dibangkunya.

Pelajaran pertama  dimulai,dan dosen pun masuk ke kelas. Nama dosen itu adalah Pak Roy, dengan ekspresi yang tenang pak Roy berkata “Anak-anak,bapak ada teman baru buat kalian” . serentak suara gaduh pun mulai kedengaran . Rina biasa saja menanggapinya . “silahkan masuk nak” kata pak Roy mempersilah kan.
Pria dengan wajah tampan mulai memasuki kelas,betapa terkejutnya Rina ternyata pria itu adalah pria yang tadi dia pukul. “elo?” kata Rina dengan wajah bertanya-tanya. Pria itu hanya tersenyum sok . “Silahkan perknalkan diri kamu” kata Pak Roy “Terima kasi pak, perkenalkan nama gue Rian gue pindahan dari Universitas di Australia,umur gue 21 tahun” kata Rian memperkenalkn diri.

“udah punya pacar belum?” cetus salah satu mahasiswi . “belom,karna gue takut orang-orang akan kecewa kalau ue udah punya pacar” jawab Rian “ih sok cool banget” ketus Rina . Rian hanya tersenyum sinis. “baiklah anak-anak ,perkenalannya cukup,nah Rian kamu bisa duduk di sebelah Rina” kata Pak Roy. “saya keberatan pak,ogah banget duduk disamping dia,,iisssh” kata Rina dengan sewot. “eh cewe aneh,lo pikir gue mau duduk bersampingan sama lo?gue bisa tertular penyakit aneh kayak lo” jawab Rian. “sok banget sih” jawab Rina. “eh udah-udah,Rian kamu duduk disebelah Rina,jangan membantah” tegas Pak Roy.
Dengan langkah terpaksa Rian pun melangkah ke bangku di sebelah Rina. Rina un dengan cuek tidak memperdulikan Rian. Dosen pun mulai menjelaskan.

~selesai pelajaran pertama~

“baik la anak-anak bapak akhiri sampai disini,terima kasih” kata Pak Roy seraya pergi meninggalkan ruangan. Rina dan anak-anak yang lain pun mulai mengemasi buku. “eh cewe aneh ,lo harus bersihin mobil gue” kata Rian “enggak” jawab Rina . “kalo enggak lo akan ngerasain akibatnya” ancam Rian “oh yaaaa? Penting gitu buat gue?” ketus Rina . “dasar cewe aneh tunggu aja lo nanti” jawab Rina . Rina hanya tersenyum sinis.
“Rin,ke kantin yuk” ajak Ina dan Tim “yuk” jawab Rina . mereka pun pergi meninggalkan Rian yang tampaknya kesal oleh Rina. “tunggu aja lo pembalasan gue” batin Rian.

~bersambung~

Komentar

Postingan Populer